JAMBILIFE.COM– Suasana haru menyelimuti pelepasan ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kloter BTH 19 di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (12/05/2026).
Gubernur Jambi, Al Haris, berpesan agar seluruh jemaah memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya dan fokus penuh menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Lupakan dulu urusan di Indonesia, tinggalkan gadget, fokus beribadah. Banyak yang menunggu puluhan tahun baru bisa berangkat haji, jadi jangan disia-siakan,” ujar Al Haris saat melepas keberangkatan jemaah.
Kloter BTH 19 berjumlah 442 jemaah, terdiri dari 156 jemaah asal Kabupaten Kerinci, 279 jemaah asal Merangin, satu jemaah asal Muaro Jambi, ditambah petugas haji daerah (TPHD) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan rasa syukur sekaligus doa bagi seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jemaah diberi kelancaran, kesehatan lahir batin, serta pulang menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” katanya.
Ia juga meminta para jemaah turut mendoakan Provinsi Jambi agar tetap aman, damai, dan sejahtera.
Selain menekankan kekhusyukan ibadah, Gubernur Jambi itu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di Arab Saudi.
“Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, laksanakan ibadah dengan khusyuk dan tetap disiplin mengikuti arahan petugas,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Al Haris juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pemprov Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp42 miliar yang bersumber dari APBD untuk mendukung akomodasi dan transportasi jemaah.
Menurutnya, anggaran tersebut meningkat dari rencana awal Rp40 miliar akibat kenaikan harga avtur yang berdampak pada biaya transportasi pesawat dan bus jemaah.
“Awalnya dianggarkan Rp40 miliar, namun karena kenaikan harga avtur, pemerintah menambah anggaran melalui belanja tidak terduga menjadi Rp42 miliar,” ungkapnya.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung mobilisasi jemaah dari Jambi menuju Batam sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, termasuk proses pemulangan nantinya.
Al Haris juga menitipkan seluruh jemaah kepada Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta PPIH agar memberikan pelayanan dan pendampingan maksimal selama pelaksanaan ibadah haji.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Ia menyebut bantuan anggaran dari Pemprov Jambi sangat membantu kelancaran proses pemberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.(*)





