Diduga Keracunan MBG, Puluhan Murid di Sekernan Muaro Jambi Dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin

JAMBILIFE.COM, – Puluhan murid dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (30/1) siang.

Sejak siang hari, anak-anak yang mengalami keluhan kesehatan terus berdatangan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti. Mereka dibawa oleh orang tua dan pihak sekolah secara bergantian dengan gejala muntah, diare, badan lemas, hingga gemetar.

Fitriani, orang tua murid di salah satu sekolah tingkat RA di Sekernan, mengungkapkan anaknya mulai menunjukkan gejala tak lama setelah pulang sekolah.

Baca Juga :  Sekwan DPRD Batang Hari hadiri buka puasa bersama Forkominda

“Sekitar pukul sebelas siang masih normal. Setelah makan di sekolah dan sampai rumah, anak saya muntah-muntah. Bibirnya sampai biru dan badannya gemetaran,” ujarnya dengan nada cemas.

Ia menegaskan, sebelum mengonsumsi makanan dari sekolah, anaknya tidak memakan makanan lain.
“Hanya makan dari sekolah,” katanya.

Kasus serupa juga dialami murid SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti. Ratih, salah satu orang tua murid, menyebut anaknya sempat terlihat sehat saat tiba di rumah, namun kondisinya memburuk tak lama kemudian.

Baca Juga :  Bupati Muaro Jambi, BBS Hadiri Reses Komisi II DPR RI

“Awalnya tidak apa-apa. Setelah itu baru muntah dan mencret. Di sekolah katanya makan soto dari MBG,” ungkap Ratih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan murid yang diduga mengalami keracunan berasal dari sekolah-sekolah penerima distribusi makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Sengeti, yang menjadi penyedia menu dalam program MBG.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit masih melakukan penanganan medis terhadap para murid, sementara instansi terkait menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.(*)