Jasad Penambang Kerikil yang Tenggelam di Tebo Ilir Ditemukan Sejauh 10 Meter

JAMBILIFE.COM – Tim SAR Gabungan pada Minggu (4/10/2026), berhasil menemukan Nazmi (50), seorang penambang kerikil yang tenggelam di Sungai Batanghari, Sabtu (3/10/2026).

Korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, ditemukan pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Pos SAR Bungo, M Adri mengatakan, peristiwa tenggelannya korban saat menambang kerikil di sekitar Sungai Batanghari, terpeleset dan jatuh ke sungai.

Mengetahui kejadian tersebut, masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai. Namun,  korban belum berhasil ditemukan.

Informasi yang diterima dari Kepala Desa Kemantan, Nita Armala kata Adri, personel Pos SAR Bungo bergerak menuju lokasi kejadian di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.

Baca Juga :  Kajati Sugeng Hariadi Hadiri Rapat Penanganan Karhutla bersama Forkopimda

Pada Minggu (4/10/2026) pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi pelaksanaan pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo melakukan penyisiran sejauh 4 kilometer pada sisi kanan sungai ke arah hilir.

SRU 2 yang terdiri dari BPBD Tebo dan Polsek Tebo Ilir melakukan penyisiran sejauh 4 kilometer pada sisi kiri sungai ke arah hilir. Sementara itu, SRU 3 yang terdiri dari masyarakat dan Babinsa melakukan pemantauan di sekitar Last Known Position (LKP).

Baca Juga :  Peringati HUT 2026, KONI Jambi Berikan Penghargaan kepada Atlet Berprestasi di PON

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 08.30 WIB. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 10 meter dari LKP, pada koordinat 1°32’1.44” S – 102°42’38.78” E.

setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Pada pukul 09.30 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing penutupan. Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Baca Juga :  Laila Farhat Nilai Bank Jambi Memiliki Kapasitas Kelola Payroll ASN

Operasi SAR melibatkan 7 personel Pos SAR Bungo, 6 personel BPBD Tebo, 5 personel Polsek Tebo Ilir, 2 personel Babinsa Tebo Ilir, serta masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah alat utama dan peralatan SAR, antara lain Rescue Car Double Cabin, LCR Pos SAR Bungo, LCR BPBD Tebo, peralatan water rescue, peralatan selam, peralatan medis, peralatan komunikasi, peralatan evakuasi, serta peralatan pendukung lainnya.(*)