Langkah Maju PAUD Jambi: 340 Guru Siap Ciptakan Pembelajaran Digital Bermakna

JAMBILIFE.COM– Gelombang transformasi pendidikan anak usia dini di Kota Jambi kian menguat. Sebanyak 340 guru PAUD dari berbagai penjuru kota “naik level” dalam Workshop Peningkatan Kompetensi bertema Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026).

Bukan sekadar pelatihan biasa, kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif yang hidup. Dinas Pendidikan Kota Jambi bersama Penerbit Erlangga, IGTKI, dan HIMPAUDI menghadirkan forum interaktif—tempat para guru berbagi pengalaman, mengasah keterampilan, sekaligus merumuskan cara baru menghadapi tantangan pendidikan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang tampil sebagai narasumber utama, menekankan pergeseran peran guru di era digital. Menurutnya, guru tidak lagi cukup hanya mengenal teknologi, tetapi harus mampu mengarahkan penggunaannya secara bijak.

Baca Juga :  Belajar di Tengah Kerusakan, SDN 133 Tebo Harap Bantuan Pemerintah

“Guru tidak cukup hanya mengenal teknologi, tetapi harus mampu menggunakannya secara tepat, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak,” tegasnya.

Ia mengingatkan, teknologi adalah alat yang memiliki dua sisi. Jika dimanfaatkan dengan tepat, ia bisa menjadi jembatan kreativitas. Namun tanpa pengawasan, justru berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.

“Peran guru sangat penting untuk mengawal proses ini, agar teknologi memberi manfaat sekaligus tetap menjaga kesehatan dan karakter luhur anak-anak,” tambahnya.

Workshop ini juga diperkaya dengan materi dari narasumber Direktorat PAUD dan BPK Penabur. Beragam pendekatan pembelajaran modern dibedah, mulai dari pemanfaatan perangkat digital sebagai media stimulasi kreatif hingga strategi mengenalkan literasi teknologi secara bijak sejak usia dini.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tinjau TKA SMP di Jambi, Tekankan Pemerataan Fasilitas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiono, M.Pd, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjawab tuntutan zaman.

“Ini bukan hanya soal memahami teknologi, tetapi bagaimana guru mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual dengan perkembangan saat ini,” ujarnya.

Ia berharap ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang workshop, melainkan diterapkan langsung dalam praktik pembelajaran di kelas.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung dinamis dan partisipatif. Para guru tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung mengintegrasikan aplikasi digital ke dalam pembelajaran yang tetap menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Baca Juga :  O2SN dan Pentas PAI Tengah Ilir Jadi Ajang Lahirkan Bibit Berprestasi dan Pererat Silaturahmi Siswa

Workshop ini menjadi penanda bahwa guru PAUD di Kota Jambi tengah bergerak menuju transformasi. Mereka tidak lagi sekadar pengajar, tetapi juga perancang pengalaman belajar yang aman, menarik, dan bermakna.

Dari ruang-ruang kelas PAUD inilah, fondasi generasi masa depan dibangun dimulai dari guru yang siap beradaptasi, terus belajar, dan berani berubah.(wir)