JAMBILIFE.COM,-Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si bersama istri menghadiri puncak peringatan 100 Tahun Kebun Teh Kayu Aro yang digelar di Wisma Ria PTPN Kayu Aro, Selasa (30/12/2025). Momen ini menjadi penanda satu abad perjalanan Kebun Teh Kayu Aro sejak berdiri pada 1925 hingga kini sebagai salah satu perkebunan teh tertua dan paling ikonik di Indonesia.
Acara bersejarah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Kerinci Irwandri, Sekda Kerinci Zainal Efendi, pimpinan PTPN IV, serta tokoh dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian perayaan dimulai dengan kegiatan Teh Rabas di areal kebun pada 28 Desember, dilanjutkan seremoni puncak, peluncuran teh kemasan edisi spesial 100 tahun, pertunjukan seni budaya, hingga kunjungan ke museum dan pabrik teh Kayu Aro.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa satu abad Kebun Teh Kayu Aro bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi perjalanan sejarah dan kekuatan potensi daerah.
“Kebun Teh Kayu Aro adalah warisan berharga Kerinci yang membuktikan sumber daya alam kita mampu bersaing di level global,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Strategic and Sustainability PTPN IV Ugun Untaryo menyebut Kayu Aro sebagai simbol keberlanjutan industri perkebunan nasional.
“Di usia satu abad ini, kami berkomitmen menjadikan Kayu Aro sebagai model perkebunan teh berkelanjutan yang produktif, ramah lingkungan, dan memberdayakan masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kerinci pun menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan PTPN IV dalam mengembangkan Kebun Teh Kayu Aro sebagai kawasan unggulan terpadu—menggabungkan sektor pertanian, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
100 tahun berlalu, Kayu Aro tetap hijau, mendunia, dan membanggakan!.(*)





