JAMBILIFE.COM,–GOR Kota Baru yang baru saja selesai menjalani proses rehabilitasi pada 29 Desember 2025, diduga dikerjakan tidak maksimal. Dugaan tersebut mencuat setelah atap gedung olahraga tersebut mengalami kebocoran saat hujan turun.
Peristiwa itu terjadi saat berlangsungnya pertandingan futsal di GOR Kota Baru, Jumat (2/1/2026). Akibat kebocoran atap, air hujan menggenangi sebagian lapangan sehingga pertandingan terpaksa dihentikan sementara.
Salah seorang penonton, Mustamin, mengatakan panitia harus menghentikan laga untuk mengantisipasi risiko terhadap pemain. “Pertandingan sempat dihentikan sementara karena lapangan tergenang air akibat atap bocor. Panitia berupaya mengeringkan lapangan dengan cara mengepel dan menampung air menggunakan ember,” ujarnya.
Kondisi tersebut menuai sorotan, mengingat rehabilitasi gedung baru saja rampung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, waktu pelaksanaan pekerjaan rehab GOR tersebut berlangsung selama 60 hari kerja. Namun, tidak dijelaskan secara rinci kapan kontrak pekerjaan ditandatangani.
Jika mengacu pada waktu dimulainya pekerjaan sekitar 30 Oktober 2025, maka masa pengerjaan diperkirakan berakhir pada 29 Desember 2025. Fakta bocornya atap dalam hitungan hari setelah proyek selesai menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan pengawasan selama proses rehabilitasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kebocoran maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan.(*)





