Bocah 7 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batanghari, Tim SAR Gabungan Dikerahkan

MUARO JAMBI – Suasana duka dan kecemasan menyelimuti warga Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi, setelah seorang bocah berusia 7 tahun, Muhammad Fajar Setiawan, dilaporkan tenggelam dan hilang terseret arus Sungai Batanghari, Selasa sore (16/6/2026).

Peristiwa memilukan itu terjadi saat korban berada di tepi sungai bersama seorang temannya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, keduanya sempat mencuci tangan di pinggir sungai sebelum korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam aliran Sungai Batanghari yang cukup deras.

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Terima Penghargaan Nasional Pelestarian Bahasa Daerah

Korban sempat terlihat tenggelam sebelum akhirnya hilang dari pandangan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.

Kabar hilangnya bocah tersebut segera dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi. Menindaklanjuti laporan dari warga bernama Ardi, Basarnas langsung mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan pihaknya telah memberangkatkan tujuh personel rescue untuk memperkuat operasi pencarian.

Baca Juga :  Menang Telak, Pelantikan Kades PAW Muara Kilis Masih Menunggu Proses Administrasi

“Sebanyak tujuh personel rescue telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam. Tim akan segera berkoordinasi dengan unsur terkait setibanya di lokasi untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujar Adah.

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Jambi, TNI AL, serta masyarakat setempat. Seluruh unsur bekerja sama menyisir area sungai dan lokasi yang diduga menjadi titik korban tenggelam.

Untuk mendukung proses pencarian, tim membawa sejumlah peralatan utama, di antaranya kendaraan rescue, perahu karet (LCR), perangkat komunikasi, perlengkapan medis, serta alat evakuasi lainnya.

Baca Juga :  “Surat Baru Terbit 2026, Aset Sudah Dikuasai 3 Tahun” Sidang Korupsi Kredit BNI Bongkar Polemik Pengelolaan Barang Sitaan

Di tengah kondisi cuaca yang berawan, harapan besar masih menggantung dari keluarga dan warga sekitar agar Muhammad Fajar Setiawan dapat segera ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung.(*)