Jasad Bocah 7 Tahun Ditemukan 10 Meter dari Lokasi Tenggelam 

JAMBILIFE.COM – Pencarian bocah laki-laki Muhammad Fajar Setiawan (7) warga Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Teluk Jambu, Provinsi Jambi,  membuahkan hasil.

Korban ditemukan oleh Penyelam Tradisional dan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia (MD) Rabu (17/6/2026) pagi, 10 meter dari lokasi korban tenggelam.

Korban diketahui bernama Muhammad Fajar Setiawan, seorang bocah berusia 7 tahun warga Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi.

Insiden tragis ini bermula pada Selasa sore (16/6/2026). Berdasarkan kronologi kejadian, korban saat itu sedang mencuci tangan bersama temannya di pinggir Sungai Batanghari.

Baca Juga :  Arus Batang Merangin Telan Remaja 15 Tahun, Tangis Keluarga Pecah Saat Tim SAR Sisir Sungai

Namun nahas, korban tiba-tiba terjatuh dan langsung tenggelam terseret arus sungai. Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun korban tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya kejadian ini dilaporkan ke pihak berwenang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi yang menerima laporan dari warga segera menerjunkan tim rescue ke lokasi kejadian dengan menempuh jarak sekitar 31 kilometer dari kantor SAR.

Upaya pencarian yang dilakukan sejak malam hari di bawah kondisi cuaca berawan akhirnya membuahkan hasil pada Rabu (17/6/2026) pagi. Sekitar pukul 06.20 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi korban Kurang Lebih sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pemkab Batang Hari gelar tanding sepak bola persahabatan

Jasad korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan yang bergerak cepat di lapangan, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Polairud Polda Jambi, Babinkamtibmas, TNI AL, Koramil 415-13/Sebapo dan masyarakat serta keluarga korban,” sebut Komandan Tim Rescue kantor SAR Jambi, Dede Alamsyah.

Dalam proses pencarian, tim mengoptimalkan berbagai Alat Utama (Alut) dan Peralatan SAR (Palsar) seperti Rescue Car, LCR Kantor SAR Jambi, Kapal Patroli AL, LCR Polair, serta peralatan evakuasi dan komunikasi pendukung lainnya.

Baca Juga :  Seorang Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Batanghari, Warga Cuma Temukan Motor dan Ponsel

Setelah proses evakuasi selesai dan dilakukan debriefing (evaluasi pasca-operasi) oleh seluruh unsur yang terlibat, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel dan unsur yang terlibat kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.(*)