JAMBILIFE.COM– Polda Jambi resmi menggelar Seremoni E-Sport Kapolda Cup 2026 di Gedung Siginjai Lantai III Mapolda Jambi, Sabtu (18/7/2026). Turnamen ini bukan sekadar kompetisi gim, tetapi menjadi panggung pencarian talenta muda berbakat yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang Kapolri Cup 2026.
Sebanyak 150 peserta mengikuti pembukaan turnamen yang dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para pejabat utama Polda Jambi, panitia, serta tamu undangan. Acara berlangsung dengan rangkaian seremoni mulai dari pembukaan, laporan panitia, sambutan para pemangku kepentingan, hingga penutupan resmi.
Ketua IESPA Provinsi Jambi, Aosa Patra, mengapresiasi langkah Polda Jambi yang memberikan ruang bagi perkembangan olahraga elektronik di daerah. Menurutnya, dukungan Polri menjadi energi baru bagi para atlet e-sport Jambi untuk terus meningkatkan prestasi hingga level nasional.
Senada dengan itu, Ketua PB ESI Provinsi Jambi, Marsma TNI Dwiana Pilihanto, menilai penyelenggaraan E-Sport Kapolda Cup 2026 menjadi bukti nyata perhatian Polri terhadap generasi muda yang berkiprah di dunia digital. Mengusung tema “E-Sport Kapolda Cup Road To Kapolri Cup 2026 – Dream To Become”, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di kancah nasional.
Mewakili Kapolda Jambi, Wakapolda Brigjen Pol. Benny Ali menegaskan bahwa e-sport telah berkembang menjadi cabang olahraga yang menuntut kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, serta mental juara.
> “E-Sport bukan sekadar permainan. Di dalamnya ada strategi, kerja sama tim, sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Kami ingin turnamen ini menjadi wadah menyalurkan bakat sekaligus membentuk karakter generasi muda yang positif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai fair play, disiplin, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Cup merupakan bagian dari pendekatan Polri kepada generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan inovatif.
Menurutnya, Polri ingin menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang mampu mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional.
“E-Sport menjadi ruang positif bagi anak muda untuk berkompetisi secara sehat. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Jambi ke level yang lebih tinggi, dengan tetap menjunjung disiplin, sportivitas, dan memanfaatkan teknologi secara bijak,” kata Erlan.
Melalui E-Sport Kapolda Cup 2026, Polda Jambi berharap sinergi antara Polri, komunitas e-sport, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mencetak generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta mampu bersaing di era digital, baik di tingkat nasional maupun internasional.(*)





