Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Jambi, Wali Kota Turun Tangan Bantu Korban hingga Bangun Rumah

JAMBILIFE.COM – Ancaman kebakaran rumah di Kota Jambi menunjukkan tren peningkatan dalam sebulan terakhir. Musim kemarau yang mulai melanda ditengarai menjadi pemicu utama, membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda.

Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Jambi, H Maulana, bergerak cepat memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, pakaian, hingga dukungan biaya untuk pembangunan kembali rumah.

Salah satu bantuan diserahkan langsung kepada keluarga Agus (40), korban kebakaran di RT 08, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (10/4/2026). Wali Kota hadir didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Baca Juga :  Fakta Ini yang Bikin Kuasa Hukum Bengawan Kamto Pastikan Ajukan Banding

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai Rp2 juta, paket sembako, kebutuhan harian, perlengkapan sekolah, serta bantuan administrasi untuk pengurusan dokumen penting.

Peristiwa kebakaran yang menimpa keluarga Agus terjadi pada Senin (6/4/2026) di Jalan Dr Purwadi, Kenali Besar. Api diduga berasal dari percikan yang menyambar kasur di bagian luar rumah, lalu dengan cepat merambat ke plafon hingga melahap seluruh bangunan.

Dalam kejadian tersebut, seorang anak berusia enam tahun mengalami luka bakar di bagian wajah saat berupaya memadamkan api.

Baca Juga :  “Surat Baru Terbit 2026, Aset Sudah Dikuasai 3 Tahun” Sidang Korupsi Kredit BNI Bongkar Polemik Pengelolaan Barang Sitaan

Wali Kota Maulana memastikan, pemerintah akan menindaklanjuti dengan proses verifikasi untuk menentukan tingkat kerusakan rumah korban. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar pemberian bantuan lanjutan untuk pembelian material bangunan.

“Setelah diverifikasi, kami akan bantu bahan bangunan. Proses pembangunannya nanti dilakukan secara gotong royong,” ujarnya.

Waspada Musim Kemarau
Pada kesempatan itu, Maulana juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Berdasarkan prakiraan BMKG, Jambi berpotensi mengalami kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun hutan dan lahan.

Baca Juga :  Fitch Naikkan Peringkat Bank Jambi ke A+(idn), Dinilai Makin Tangguh di Tengah Tantangan

Ia meminta camat, lurah, hingga ketua RT lebih aktif mengedukasi warga agar berhati-hati dalam penggunaan api.

Selain itu, Pemkot Jambi juga mengantisipasi potensi krisis air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang diminta meningkatkan produksi air guna menjaga kelancaran layanan selama musim kemarau.

“Jika ada wilayah yang mengalami kekurangan air bersih, segera laporkan. Kami akan distribusikan bantuan air secepatnya,” tegasnya.(*)