Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Hari Kedua, Berjarak 500 Meter dari Lokasi Awal

JAMBILIFE.COM,MUARO TEBO– Korban tenggelam di aliran Sungai Batanghari, Abdul Hafis, warga Desa Muaro Ketalo, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, akhirnya ditemukan pada hari kedua pencarian, Selasa (24/03/2026).

Korban ditemukan di aliran Muaro Sungai Landai, sekitar 500 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam, tepatnya di Dusun Lingkar Nago, Desa Muaro Ketalo. Aliran tersebut merupakan cabang yang terhubung langsung dengan Sungai Batanghari.

Proses pencarian yang berlangsung sejak hari pertama melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Bungo, BPBD Tebo, aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, serta masyarakat setempat dan pihak keluarga korban.

Baca Juga :  Polisi ‘Online’: Polda Jambi Uji Kesiapan Layanan 110, Respons Cepat Jadi Taruhan

Perwakilan Basarnas Bungo menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak malam hingga pagi hari. “Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, korban berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal tenggelam, di aliran Muaro Sungai Landai,” ujarnya.

Kapolsek Tebo Ilir, AKP Adha Fristanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai. “Ini adalah musibah. Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, mengingat kondisi air saat ini sedang pasang tinggi,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa jenazah korban rencananya akan segera disemayamkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Menyalakan Lentera Keuangan dari Balik Rimba, Bank Jambi dan OJK Dekatkan Akses Finansial bagi Suku Anak Dalam

Kepala Desa Muaro Ketalo, Iwan, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam proses pencarian. “Terima kasih kepada seluruh warga yang telah menunjukkan solidaritas dan membantu pencarian. Kami juga mengimbau agar orang tua lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tebo Ilir, Yanto, turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Batanghari. “Debit air yang meningkat saat ini perlu menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” tuturnya.

Baca Juga :  Anak 7 Tahun Hilang Terseret Arus Parit Saat Hujan Deras di Paal Merah

Perwakilan keluarga korban, Suhendri, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan semua pihak hingga korban berhasil ditemukan,” ucapnya.(*/wir)