JAMBILIFE.COM, JAKARTA– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Jumat (27/3/2026) di Jakarta.
Dalam sambutannya, Menteri Keuangan menegaskan bahwa pergantian jabatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan dan penguatan kualitas organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Heru Pambudi atas kontribusi dan fondasi kuat yang telah dibangun selama menjabat. Kepemimpinan Heru dinilai tidak hanya terlihat dalam forum formal, tetapi juga melalui konsistensi tindak lanjut, kemampuan membangun kepercayaan, serta keberhasilan membentuk tim kerja yang solid.
“Nilai kerja keras, loyalitas, dan amanah yang telah ditanamkan menjadi fondasi penting bagi Sekretariat Jenderal ke depan,” ujar Menteri Keuangan.
Kepada Robert Leonard Marbun, Menteri Keuangan menilai ia memiliki bekal kepemimpinan yang mumpuni. Hal ini tercermin dari latar belakang akademik yang kuat serta pengalaman karier yang beragam, mulai dari pengawasan dan penegakan hukum, kepemimpinan wilayah, hingga peran dalam kebijakan penerimaan negara dan kerja sama internasional.
Menurutnya, kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin Sekretariat Jenderal, terutama di tengah tantangan global yang masih diliputi ketidakpastian, seperti dinamika geopolitik dan fluktuasi harga komoditas.
Dalam arahannya, Menteri Keuangan menekankan pentingnya menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kredibel. APBN, kata dia, harus mampu menjalankan fungsi sebagai peredam gejolak (shock absorber) sekaligus penggerak utama perekonomian nasional.
Ia juga menegaskan peran strategis Sekretaris Jenderal sebagai penggerak utama organisasi. Sekjen diharapkan mampu menjadi orkestrator yang menyinergikan seluruh unit kerja, mendorong transformasi organisasi, menjaga kualitas informasi, serta mengintegrasikan kebijakan pimpinan agar dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata.
Menutup arahannya, Menteri Keuangan mengingatkan bahwa kekuatan organisasi terletak pada keselarasan seluruh elemen dalam bergerak dengan arah, ritme, dan nilai yang sama.
“Kunci keberhasilan ada pada eksekusi dan orkestrasi. Sekretaris Jenderal bukan bekerja sendiri, tetapi memastikan seluruh insan Kementerian Keuangan bergerak selaras untuk mendukung kinerja organisasi dan perekonomian nasional,” tegasnya.(*)




