Kemacetan arus lalu lintas angkutan batubara terjadi di KM 39 ruas jalan Bajubang–Tempino, Kabupaten Muaro Jambi.
Kemacetan tersebut dikarenakan adanya permasalahan antara masyarakat setempat dengan transportir dan pengusaha batubara di kawasan kantong parkir.
Kasatlantas Polres Batang Hari AKP Agung Prasetyo Soegiono di Muara Bulian, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya menyiagakan personel di Simpang BBC untuk mengimbau para sopir angkutan batu bara agar menunda perjalanan dan beristirahat di kantong parkir sampai permasalahan di KM 39 selesai.
“Kami menempatkan personel di Simpang BBC untuk mengimbau pengemudi angkutan batubara menunda perjalanan sementara sampai situasi di lokasi kemacetan kembali normal,”katanya.
Meski lokasi kemacetan berada di luar wilayah hukum Kabupaten Batanghari, pihaknya bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipasi guna mencegah dampak kemacetan meluas hingga ke wilayah Batang Hari.
Selain itu, Satlantas Polres Batang Hari juga menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan roda enam atau lebih menggunakan jalur alternatif Pemayung–Jaluko. Kebijakan tersebut tidak berlaku bagi angkutan batubara.
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan kelompok masyarakat yang selama ini membantu pengaturan pelepasan angkutan batubara di kawasan Tembesi agar dilakukan penundaan sementara pemberangkatan truk batubara.
“Dengan langkah ini bertujuan menghindari penumpukan kendaraan di jalur menuju lokasi kemacetan,”ujarnya.
Sebagai upaya memberikan informasi kepada para pengemudi, Satlantas Polres Batang Hari juga melakukan sosialisasi melalui media sosial agar pengendara mengetahui kondisi lalu lintas terkini dan dapat menyesuaikan waktu perjalanan.
Kasat Lantas Polres Batang Hari menegaskan, langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kemacetan tidak semakin panjang dan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Batanghari tetap berjalan lancar sembari menunggu penyelesaian permasalahan di KM 39 Kabupaten Muaro Jambi.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan mengikuti informasi resmi yang kami sampaikan melalui media sosial demi menjaga kelancaran dan keselamatan berlalu lintas.”tutupnya





