JAMBILIFE.COM,TEBO – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti Dusun Muaro Ketalo Kecil, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Minggu malam (26/04/2026). Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa Muaro Ketalo ke-IX resmi dibuka, dihadiri unsur Forkopimcam bersama anggota DPRD Kabupaten Tebo.
Kegiatan ini tak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperdalam pemahaman sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 315 peserta dan official ambil bagian dalam 14 cabang lomba, mulai dari tartil Al-Qur’an putra-putri, tilawah anak-anak, hingga berbagai kategori lainnya.
Hadir dalam pembukaan tersebut Camat Tebo Ilir Yanto bersama jajaran Forkopimcam, Kapolsek Tebo Ilir, Danramil Tebo Ilir/Sungai Bengkal, Wakil Ketua DPRD Tebo Ihsanuddin dari Fraksi PDI-P, anggota DPRD Tebo Liga Marisa dari Fraksi Golkar, Kepala Desa Muaro Ketalo, Ketua LPTQ, dewan hakim, panitia, serta masyarakat dari seluruh dusun di wilayah Tebo Ilir.
Dalam sambutannya, Camat Tebo Ilir Yanto menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, melainkan sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQ ini memiliki makna besar. Bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga mempererat ukhuwah dan memperkuat nilai religius di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa MTQ tingkat kecamatan akan digelar di Desa Teluk Rendah Pasar pada Juni mendatang. Yanto berharap ajang ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi serta menjaga persatuan di tengah dinamika masyarakat.
Tak hanya itu, Yanto turut mengingatkan masyarakat terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak agar tetap menjaga suasana aman dan kondusif.
“Perbedaan pilihan adalah hal wajar dalam demokrasi. Namun persatuan dan kebersamaan harus tetap dijaga. Jangan sampai perbedaan memecah hubungan kekeluargaan,” tegasnya.
Forkopimcam Tebo Ilir juga memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Para peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan MTQ sebagai sarana belajar serta memperbaiki diri.
Sementara itu, Plt Kepala Desa Muaro Ketalo, Habibullah, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQ.
“MTQ ini bukan sekadar mencari juara, tetapi sebagai upaya syiar dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga menitipkan kepada dewan hakim agar melakukan penilaian secara objektif dan adil, sehingga dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap mewakili desa ke tingkat kecamatan.
Habibullah berharap melalui MTQ, generasi muda di Desa Muaro Ketalo semakin mencintai Al-Qur’an dan mampu meraih prestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
“Semoga anak-anak kita terus berkembang, mencintai Al-Qur’an, dan membawa nama baik desa di masa depan,” pungkasnya.(*)





