Sungai Meluap di Tengah Ilir, Permukiman Warga Tebo Kembali Terendam

JAMBILIFE.COM,TEBO– Ancaman banjir kembali menghantui warga Kabupaten Tebo. Luapan sungai yang dipicu tingginya curah hujan merendam permukiman di dua desa di Kecamatan Tengah Ilir, Jumat (17/04/2026). Sejumlah rumah dilaporkan tergenang, memaksa warga meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi ini menimbulkan kecemasan, terutama karena hujan masih kerap turun meski wilayah tersebut mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau. Situasi yang tidak menentu ini membuat potensi banjir tetap tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo pun bergerak cepat. Laporan dari pemerintah kecamatan langsung ditindaklanjuti dengan menurunkan tim ke lokasi terdampak.

Baca Juga :  Putra Jambi Taklukkan Kejurnas MMA 2026, Muhammad Zaki Berdiri Gagah di Podium Tertinggi

Kepala BPBD Tebo, Joko Ardiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihaknya tengah melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi terkini warga.

“Laporan sudah kami terima dari Camat Tengah Ilir. Tim saat ini sedang turun ke lapangan. Meski sudah memasuki April yang identik dengan musim kemarau, curah hujan masih cukup tinggi, walau tidak terjadi setiap hari,” ujarnya.

Menurut Joko, banjir dipicu oleh meluapnya sungai-sungai kecil yang tersebar di sejumlah titik, termasuk di wilayah Lubuk Madrasah. Ketika hujan deras mengguyur, debit air meningkat cepat dan tak tertampung, hingga akhirnya meluber ke permukiman.

Baca Juga :  Sabtu Ini Bank Jambi Tetap Buka, Prioritaskan Reset PIN dan Kartu ATM

“Karakter wilayah kita banyak sungai kecil. Saat hujan deras, air dengan mudah meluap dan masuk ke rumah warga,” jelasnya.

BPBD mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan, agar tidak lengah. Upaya pencegahan sederhana seperti membersihkan drainase dan saluran air dinilai penting untuk menekan dampak genangan.

Selain itu, warga diminta proaktif melaporkan setiap potensi banjir kepada aparat desa maupun kecamatan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Jika diperlukan, evakuasi dan penyaluran bantuan siap kami lakukan,” tegas Joko.

Baca Juga :  Gala Dinner JSFL, Bupati Fadhil Arief Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Berprestasi

BPBD berharap langkah antisipasi yang dilakukan mampu meminimalkan dampak banjir. Namun demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama menghadapi potensi bencana susulan.

“Yang terpenting adalah kesiapan. Kami siaga dari tingkat desa hingga kabupaten untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi,” pungkasnya.(*)