Wali Kota Maulana Dorong Aparatur Lebih Responsif dan Percepat Layanan Masyarakat

JAMBILIFE.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memanfaatkan momentum Ramadan  untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan tanggung jawab sosial aparatur.

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa jabatan pemerintahan harus diwujudkan melalui pelayanan cepat, responsif, dan berpihak pada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (26/2/2026), yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah serta para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan tanggung jawab sosial.

“Ramadan mengajarkan dua hal penting, kesalehan individu melalui ibadah dan kesalehan sosial melalui kepedulian kepada sesama. Kita yang diberi amanah jabatan memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat,” bilang Wali Kota Maulana.

Baca Juga :  Wali Kota Maulana: Program "RT 17 Berbagi" Bisa Jadi Contoh yang Lain di Kota Jambi

Wali Kota Maulana menekankan bahwa amanah jabatan tidak boleh berhenti pada aspek administratif, melainkan harus tercermin dalam pelayanan yang cepat dan solutif bagi warga.

Ia mencontohkan layanan kedaruratan kesehatan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika ada laporan warga sakit atau membutuhkan bantuan, layanan pemerintah harus bergerak tanpa hambatan birokrasi.

“Ketika ada warga sakit dan tidak berdaya, dalam hitungan menit ambulans harus bergerak. Gunakan kewenangan untuk kebaikan,” tegasnya.

Menurutnya, semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab sosial yang harus diwujudkan melalui kebijakan dan pelayanan publik yang humanis.

Baca Juga :  Wali Kota Maulana Resmikan Kantor Penghubung Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi, Perkuat Aksi Sosial untuk Masyarakat

Wali Kota juga mengapresiasi perangkat daerah yang mulai menerapkan pelaporan capaian layanan publik secara harian, termasuk percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha kecil.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir sebagai fasilitator yang mempermudah masyarakat, bukan sebaliknya. “Orang yang ingin berusaha harus dibantu, jangan dipersulit. Masyarakat yang membutuhkan layanan juga harus dilayani dengan cepat dan mudah,” katanya.

Maulana mengajak seluruh aparatur berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama juga menjadi pertemuan perdana Wali Kota Jambi dengan jajaran pemerintah setelah menunaikan ibadah umrah. Ia menyampaikan apresiasi atas doa dan dukungan seluruh pegawai serta mengajak bersama mendoakan Sekretaris Daerah agar segera pulih dari sakit.

Baca Juga :  Momentum Ramadan, Wali Kota Maulana Perkuat Silahturahmi Bersama Ormas

Dalam tausiyah Ramadan, Ustaz Ubaidillah mengingatkan bahwa bulan suci merupakan momentum memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial agar tercapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Acara berlangsung khidmat melalui rangkaian tausiyah, doa bersama, dan buka puasa berjamaah yang mempererat silaturahmi antaraparatur.

Melalui momentum Ramadan, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, dengan pelayanan publik sebagai wujud nyata pengabdian kepada warga.(*)